Tapi nyata dirimu
manusia,,
Ku melihatmu,,
Ku rasakan ada
sesuatu,,
Kau berjalan dengan
gemulai,,
Kau hipnotisku
dengan gayamu,,
Kau ayunkan tanganmu
tuk memulai,,
Sebuah pengharapan
tentang dirimu,,
apa yang hendak
dirimu lakukan,,??
Bisakah caramu
membangkitkanku,,
Caramu tuk bisa
membuat imajinasiku kembali,,
Perlahan,,
Tapi pasti,,
Kau mulai ikuti
lantunan nyanyian itu,,
Kau berdiri ketikan
lantunan itu memaksamu berdiri,,
Aku masih terdiam di
pojok,,
Membisu dalam
pikiranku,,
ada apa dengan diri
ini,,
Ah,,aku masih belum
bisa mnegikuti lantunan nada itu,,
Perlahan,,
Tapi pasti,,
Nada itu mulai
kembali membuat suasana menjadi lebih tentram,,
Suasana menjadi
lebih sejuk,,
Akh,,,!!!!
Aku menjerit tanpa
bisa bersuara,,
Ku kembali mencoba
memahami tarianmu,,
Aku kembali fokus
dengan nada itu,,
Lantunan itu membuat
aku ingin ikut menari,,
Menari dalam suasana
sejuk dan tentram,,
Baru sekarang
kurasakan ketentraman jiwaku,,,
Mencoba tuk mulai
memainkan imajinasiku,,
Sebuah tarian yang
mebuat aku menjadi bergairah,,
Sebuah tarian yg
membuat aku menjadi ingin ikut hanyut dalam nada itu,,
Perlahan,,
Tapi pasti,,,
Kurebahkan tubuh ini
dalam suasana gelap,,
Aku buta,,,??!!!
Tapi kenapa aku
cuman bisa melihat tarianmu,,
Ada gesekan dalam
jiwa ini,,
Ingin lebih tau,,
Ada apa dengan
tarianmu,,?
Nada itukah yg
membuat AKU seperti itu,,?!
Nada yang sebenarnya
tidak asing ditelingaku,,
Tapi entah mengapa,,
Aku tidak bisa
menari seperti itu,,
Perlahan,,
Tapi pasti,,
Imajinasiku mulai
melihat cahaya,,
Imajinsuku seperti
tertunduk malu dengan cahaya itu,,
Cahaya putih,,
Cahaya yang sangat
indah,,
Aku masih tertunduk
dengan imajinasiku masih bermain main,,
Dalam ketidak
pastian itu,,
Aku mulai sadar
ketika bocah kecil menyapaku,,
Menepuk pundahku,,
Aku kaget,,
Dari hayalan
imajinasiku,,
Perlahan,,,
Tapi pasti,,,
Bocah kecil itu
berbisik kepadaku,,
Kakak kenapa masih
duduk,,??
Aku kaget,,!
Haruskah aku ikut
berdiri,,
Sedangkan
imajinasiku belum bergairah,,,
Entah mengapa,,
Bocah kecil itu
seperti menghipnotisku,,
Aku pun berdiri
dalam kebingunan imajinasiku,,
Ada rasa terharu
ketika aku juga berdiri,,
Ada apa dengan nada
itu,,!!!
Perlahan,,
Tapi pasti,,
Aku berusaha
mengingat sesuatu,,
Ketika aku masih
kecil dulu,,
Dengan tarian itu,,
Dengan nada itu,,
Ku berusaha
mengingat itu semua,,
Semakin aku
mengingat itu,,
Air mata ku juga
terjatuh,,
Aku Menangis,,??!!!
Hmmmm,,,,
Ada apa
sebenarnya,,???
Ada rasa ingin ku
menangis,,
Mengekspresikan
imajinasiku yg mulai bergairah,,
Perlahan,,
Tapi pasti,,
Nada itu mulai ku
ingat,,
Tarian itu mulai ku
ingat,,
Sejenak kudiamkan
semua imajinasiku,,
Fokus sama nada dan
tarian itu,,
Semakin dalam
mengingatnya,,
Semakin deras air
mataku keluar,,
Ku coba raba dengan
imajinasiku,,
Ku coba sentuh
dengan imajinasiku,,
Ku coba rasakan
dengan imajinasiku,,
Perlahan,,,
Tapi pasti,,
ketemukan nada apa
itu,,
kutemukn tarian apa
itu,,
tapi aku masih belum
jelas dalam imajinasiku,,,
kuhanya bisa
merasakan,,
tapi masih belum
paham...
mencoba ku mainkan
lagi imajinasiku,,
tuk bisa merasakan
seutuhnya,,,
arti semua ini,,
entah mengapa,,
semakin warna itu
makin jelas,,
membuat diriku
lemes,,,
membuat diriku ingin
menangis,,
perlahan,,
tapi pasti,,,
imajinasiku mulai
bergairah,,
imajinasiku mulai
menerima tarian itu,,,
imajinasiku mulai
merasakan alunan nada itu...
semakin jelas,,,
semakin membuat aku
menangis,,,
nyesek rasanya di
dada ini,,
aku gag bisa
bernafas,,,,
mataku udah mulai
gelap,,,
tapi tarian dan nada
itu makin jelas,,,
dalam imajinasiku,,,
hmmm....
ada apa dengan jiwa
dan imajinasiku....??
perlahan,,,
tapi pasti,,,
kutersadar dari
lamunan imajinasijku..
kumulai merasakan
kenikmatan dalam tarian itu..
kumulai merasakan
ketentraman dalam nada itu...
kurasakan semua yang
terjadi dalam jiwa ini...
mencoba kupejamkan
mata ini...
tuk kembali
mengingat sesuatu,,,
mengingat yang
pernah ku rasakan dulu..
aku sadar dalam
gairah imajinasku..
aku menangis dalam
gairah imajinasiku..
aku bersujud dalam
gairah imajinasiku...
perlahan...
tapi pasti...
aku mengingat semua
nada itu...
aku mengingat semua
tarian itu...
nada tuk
menyanjungmu ya rasul...
nada tuk memujamu ya
hhabibullah..
nada tuk
menyampaikan kerinduan kita padamu ya muhammad..
hari ini...
kita kembali...
hari ini..
kita mengingat...
hari ini...
kita memuja..
hari ini..
kita rindu..
hari ini...
kita hadir tuk
memeriahkan bulanmu ya rasul..
perlahan...
tapi pasti,,,
ternyata aku lupa..
bagaimana
menghormatimu ya rasul...
MAHALLUL QIYAM.....
aku berdiri dalam
tangisan kerinduanku,,
aku berdiri dalam
kehampaan hatiku...
aku berdiri dalam
pengharapan syafa'atmu ya rasul...
sebuah cinta..
sebuah kerinduan..
sebuah
pengharapan...
lebur jadi satu
dalam alunan nada,,
sebuah nada..
ya nabi..salam
alaika,,,
ya rasul...salam
alaika,,
ya habibi,,salam
alaika...
shalawatullah
alaika....
ya rasul....
masih pantaskah diri
ini menjadi ummatmu..??
ketika semua orang
memujamu..
aku cuman bisa
terdiam,,
ketika semua orang
menyampaikan kerinduan padamu..
aku cuman bisa
menunduk,,,
perlahan..
tapi pasti...
banyak orang
mengekspresikan rasa cintanya padamu..
cuman aku saja yang
belum pernah mengluapkan rasa cintu padamu ya Muhammad..
Jalaluddin ar-Rumi
denga tariannya,,,,
Imam al-Bushiri
dengan kasidah Burdahnya..
semua itu bentuk
rasa cintanya padamu ya Muhammad,,,
kini...
aku hadir dengan
rasa cintaku yang sama...
lewat lantunan
shalawat dimalam maulid nabi..
lewat kehadiran jiwa
dalam tarian itu...
ya Rasulullah....
ya Nabiallah...
ya Habiballah...
ya Muhammad...
luapkan sedikit
syafa'at mu buat ummatmu ini yang pernah lupa,,yang pernah khilaf..
kini ummatmu kembali
dalam lantunan cinta kepada mu...
“Yaa
Nabi Yaa Rasulullah Cahaya hati kami, kekasih Allah Anta syamsun anta
badrun Anta nurun fawqa nuri Engkaulah surya yang menyinari kelamnya
hati manusia Engkaulah purnama penerang gelapnya jiwa manusia
Engkaulah cahaya di atas cahaya”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar