
Kehidupan
ini adalah awal dari bagaimana kita untuk bisa meraih apa yang kita
impikan dan apa yang kita inginkan dalam kehidupan yang sesingkat
ini. Dari sini kita banyak belajar untuk lebih menghargai kehidupan
yang sedang kita jalani dan kita arungi dengan ketulusan jiwa.
Kehidupan ini pula yang sering membuat kita menjadi orang yang hebat
dan tangguh akan segala sesuatu yang akan kita lalui dan kita hadapi
dari kehidupan yang seindah ini.
Sekelumit
dari kehidupan ini, terkadang kita berusaha untuk bisa memberikan
sebuah kenangan terindah yang akan selalu diingat oleh semua orang.
Mungkin kita pernah membaca atau mendengar entang bagaimana cara
menunjukkan eksistensi kita buat orang lain yaitu “
khairunnas anfa’uhum linnas”.
Itu adalah sebuah pedoman buat kita untuk lebih menghargai pentingnya
kehidupan untuk bisa saling berbagi dengan orang lain yang ada
disekeliling kita. Entah itu teman, sahabat, pasangan kita, atau
orang tua kita bahkan dunia kita sendiri.
Perjuangan
yang akan kita hadapi semoga menjadikan sebuah kenangan terindah yang
akan selalu dikenang oleh semua orang, bagaimana hebatnya kita
menjadi makhluk tuhan yang begitu sempurna diantara makhluk tuhan
yang lain. Dimana kita bisa memberikan dampak positive buat semua
orang akan pentingnya saling menghargai, saling menghormati, dan
saling terbuka tuk bisa saling percaya dan bisa saling menjaga
perasaan satu dengan yang lainnya.
Berawal
dari sebuah mimpi dan kisah yang sedang kita lalui dan kita jalani
bersama, membuat hati ini ingin membuat sebuah “catatan pojok”
yang membuat kita menjadi sebuah inspirasi bagaimana tuhan sedang
berkomunikasi dengan makhluknya lewat cara tuhan dan kuasa tuhan.
Disini tuhan sedang mengajari kami, sedang menuntun kami, bahkan
tuhan sudah menunjukkan kalau tuhan tidak salah menjadikan kita
sebagai “khalifah”
dimuka bumi. Tuhan benar-benar sedang membentuk kita menjadi insan
yang hebat dan berkualitas. Itulah cara Tuhan !.
Sebuah
catatan pojok yang lebih berusaha menjadi tempat kita untuk bisa
selalu belajar introspeksi diri dari segala sesuatu yang pernah kita
jalani dan yang sedang kita arungi bersama. Catatan yang lebih
berusaha menonjolkan bagaimana indahnya kehidupan ini, bahkan kami
berusaha tuk bisa saling berbagi dengan orang disekeliling kita,
kalau kehidupan ini akan indah pada waktunya. Tinggal bagaimana kita
bisa selalu istiqomah
menuju jalan mendapatkan mahabbah tuhan dan Rahman Rahim-Nya.
Sejenak
kita berusaha menuliskan sedikit tentang bagaimana pentingnya catatan
pojok ini, karena dalam catatan pojok ini, kita berusaha menuliskan
kisah kecil tentang aku, kamu dan dunia kita. Disisi lain kita ingin
menguraikan sedikit tentang arti sebuah dunia kecil yang sedang kita
raih, kalau kehidupan yang sedang kita jalani bersama, akan
meninggalkan sebuah catatan catatan kecil di pojok kehidupan ini.
Sebuah catatan kecil yang membuat kita menjadi orang hebat dan
tangguh dengan segala sesuatu yang sedang kita alami saat ini. Dari
sini kita lebih berusaha untuk selalu menghargai setiapa saat dimana
kita bisa menemukan ketentraman dan kedamaian dari dunia kita bersama
yang bisa kita raih dengan rasa semangat tuk selalu tersenyum pada
dunia.
Manusia
terlahir dari segala perbedaan yang sangat mencolok, entah itu
perbedaan prinsip, perbedaan watak, perbedaan visi dan misi dll. Tapi
dari semua perbedaan itulah kita merasakan menemukan sebuah “camistry
Tuhan”
yang berbeda ketika aku bisa bertemu dan berkenalan dengan kamu di
dunia kita berdua. Didunia ini kita semacam merasakan akan kehadiran
warna dan rasa yang berbeda yang terselip dalam sebuah catatan pojok
kehidupan yang tanpa pernah kita sadari, kalau catatan pojok inilah
yang membuat kita semakin sadar akan pentingnya kehidupan dan dunia
kita ini. Disini kita merasakan menemukan dunia kita yang sempat
hilang dan disini kita merasa menajdi diri sendiri, bukan menjadi
lilin diantara hembusan angin yang kuat.
Aku
dan kamu adalah dua insan yang banyak perbedaan !!. Perbedaan itulah
yang terkadang membuat kita harus lebih sabar lagi untuk saling
menuntun diantara kita yang sedikit berusaha mengkedepankan
idealismenya kita sebagaimana manusia biasa dengan segala kekurangan
dan kelebihan yang kita peroleh dari “give”
Tuhan. Cuman diantara perbedaan itulah kita semacam menemukan sebuah
kecocokan dalam cara pandang kita kedepan sebagai orang tertua di
dunia kita masing masing. Karena perbedaan itulah yang memabuat kita
bisa saling melengkapi satu sama lainnya.
Kita
berusaha sebisa mungkin untuk menjadi contoh riil akan bagaimana cara
tuk dapat menaklukkan dunia ini dengan senyuman bersama yang selalu
mengiringi setiap langkah kita menuju kehidupan yang sudah mulai kita
bangun dari sebuah mimpi yang sedang kita proses lebih jauh untuk
bisa diimplementasikan di kehidupan yang nyata ini. Memang segala
sesuatu berawal dari mimpi, tapi tanpa ada usaha dan kemauan semua
mimpi itu akan sirna dengan seiring lebih idealisnya kita mengartikan
kehidupan ini.
Dalam
kehidupan ini, kita juga berusaha sebisa mungkin menjadi orang yang
mampu membuat orang disekeliling kita tetap tersenyum diantara badai
yang datang silih berganti, sebesar apapun badai itu, pada saatnya
“badai
pasti berlalu”
dengan senyuman dan rasa semangat di dalam jiwa ini. Rasa semangat
dan selalu tersenyum akan menjadi senjata dikala badai itu datang
lagi menghampiri dunia ini. Semua orang pernah mengalami badai dimana
dia merasa seperti sudah tidak mampu tuk bisa mengahapus badai itu
dari kehidupannya, karena kita merasa sudah cukup dengan usaha yang
telah kita lakukan. Padahal masih banyak hal yang perlu kita lakukan
lagi tuk dapat menghapus jejak langkah badai dari beningnya kehidupan
ini.
Mau
tidak mau, apapun yang sedang menunggu dunia kita didepan senantiasan
akan memberikan sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang aku,
kamu dan dunia kita saat ini. Dari sini kita banyak belajar tentang
kehidupan, dari sini kita belajar bagaimana indahnya bisa saling
menjaga rasa cinta dan kasih sayang yang telah tuhan anugerahkan pada
kita dan pada semua makhluk-Nya. Semua yang kita dapat di kehidupan
ini biarkan sebagian dari itu menjadi catatan pojok tentang aku,
kamu, dan dunia kita.
Setiap
manusia mempunyai mimpi yang berbeda dengan yang lainnya. Bahklan
kita terkadang mempunyai mimpi yang begitu tinggi sebagaimana yang
sering kita denger dan kita baca “burung
terbang dengan sayapnya, manusia terbang dengan cita citanya dan
manusia melayang dengan mimpinya”.
Berawal dari sebuah mimpi, manusia berusahan menjadi sutradara
kehidupan sesaat. Karena dengan kita bisa bermimpi, kita sudah
berusaha ingin menjadi tuhan dalam diri sendiri. Padahal segala
sesuatu akan kembali pada keputusan final tuhan dengan hak
priogratifnya sebagai tempat kita mengadu, memohon dan beribadah
pada-Nya.
Tanpa
perlu kita jabarkan dengan jelas tentang aku, kamu, dan dunia kita,
biarkan semua itu tetap menjadi catatan pojok kehidupan ini. Dari
sini kita lebih berusaha untuk bisa selalu menjadikan pijakan awal
kalau kita menyisakan sebuah catatan kecil di pojok kehidupan yang
perlu kita baca setiap saat, sebagai inspirasi buat kita sendiri dan
semoga bisa bermafaat untuk orang disekeliling kita. Dari catatan
pojok kehidupan ini, kita sudah berusaha memberikan sesuatu yang
berbeda dari kehidupan kita dan kehidupan orang lain. Biarkan orang
lain bermain dengan dunia fantasi pemikirannnya sendiri, Karena yang
tau tentang semua isi dari catatan pojok kehidupan ini adalah aku,
kamu, dan dunia kita…
Aku,
kamu, dan dunia kita saat ini adalah hal yang akan senantiasa menjadi
bagian dari catatan pojok kehidupan yang sedang kita jalani. Aku
dengan segala kekurangannya, kamu dengan segala kelemah lembutannya,
dan dunia kita dengan rasa semangatnya tuk bisa meraih apa yang
selalu menjadi impian tiap orang agar bisa meraih segala sesuatu yang
selalu membuat orang disekeliling kita merasa tersenyum dan bangga
dengan aku, kamu, dan dunia kita.
Perlahan,
kita semacam kembali menemukan apa yang pernah hilang dari dunia
kita, aku dan kamu adalah orang pilihan tuhan untuk bisa saling
melengkapi diantara “goresan
pena tuhan”
tentang bagaimana kita bisa menjadi bagian dari keluarga kecil yang
sedang menyeberangi “lautan
kehidupan”
yang tergoyang oleh derasnya ombak kehidupan untuk bisa saling
mendukung, saling memberi semangat dan saling menjaga satu sama
lainnya. Biarkan “ocehan
orang”
tetap mengudara di telinga kita, tapi jangan biarkan ocehan itu
memutus segala sesuatu yang sedang kita bangun dan kita raih bersama
tentang aku, kamu, dan dunia kita..
Tuhan
tidak akan pernah salah dengan segala keputusannya, karena tuhan
sangat sayang pada aku, kamu, dan dunia kita. Disini kita diminta
untuk kembali bersyukur dengan sagala sesuatu yang kita peroleh dan
yang sedang kita jalani, biarkan tuhan memainkan skenarionya
dikehidupan kita saat ini. Karena bagaimanapun segala sesuatu harus
kita hadapi bersama tuk bisa meraih apa yang membuat aku, kamu, dan
dunia kita saat ini kembali bersinar diantara kegelapan hati manusia
yang sudah dibutakan oleh hawa nafsunya sendiri.
Keteguhan
hati akan senantiasa menjadi bagian dari terciptanya sebuah mimpi
yang akan kita bangun disurga dunia ini. Karena dengan keteguhan hati
yang telah kita pelihara akan menghasilkan sebuah energy positive ke
depan tentang mimpi dan masa depan kita kelak. Biarkan semua orang
berkata apa tentang aku, kamu, dan dunia kita, tapi jangan biarkan
orang lain merubah cara kita menatap masa depan tentang aku, kamu,
dan dunia kita. Ada batas batas yang harus bisa kita share ke orang
disekeliling kita. Kalau kita mudah membagi ke orang lain, belum
tentu akan baik buat keteguhan hati kita yang telah kita tanam.
Betul
apa yang yang orang bilang “pengalaman
adalah guru paling berharga”, idiom
seperti itu sangat tepat sekali untuk kita renungi setiap saat.
Pengalaman yang mengajari aku, kamu, dan dunia kita saat ini menajdi
lebih baik dari hari kemaren. Berangkat dari sebuah pengalaman itulah
aku, kamu, dan dunia kita saat ini lebih berwarna dengan segala warna
yang telah dilukiskan tuhan dikehidupan kita saat ini. Jangan sekali
kali meremehkan sebuah pengalaman, entah itu sebuah pengalaman
kehidupan, pengalaman saling berbagi, pengalaman saling terbuka,
pengalaman saling percaya, pengalaman saling menjaga satu dengan
lainnya. Biarkan pengalaman itu yang bisa mengubah cara berfikir kita
dan cara kita mengahdapi sapaan tuhan di kehidupan ini.
So,
apapun yang telah terjadi dan akan terjadi biarkan semua itu akan
menjadi sebuah catatan pojok tentang aku, kamu, dan dunia kita saat
ini. Karena dengan adanya catatan pojok itu, kita berusaha memberikan
sebuah kenangan dikehidupan yang kita lalui bersama dengan senyuman
dan semangat. Sebuah catatan pojok yang bisa menjadi awal pijakan
kita untuk bisa menjadikan sebuah catatan catatan kecil tentang
kehidupan ini sebagai pengalaman yang tak ternilai harganya. Dari
sinilah kita semacam menemukan kembali dunia kita yang sempat pergi
dengan deraian air mata, diantara senyuman.
Semoga
segala sesuatu ini akan “indah
pada waktunya”
amin ya rabbal alamin…
Muncar
01.07.2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar