Minggu, 01 Juli 2012

CATATAN POJOK DUNIA KITA......



Kehidupan ini adalah awal dari bagaimana kita untuk bisa meraih apa yang kita impikan dan apa yang kita inginkan dalam kehidupan yang sesingkat ini. Dari sini kita banyak belajar untuk lebih menghargai kehidupan yang sedang kita jalani dan kita arungi dengan ketulusan jiwa. Kehidupan ini pula yang sering membuat kita menjadi orang yang hebat dan tangguh akan segala sesuatu yang akan kita lalui dan kita hadapi dari kehidupan yang seindah ini.
Sekelumit dari kehidupan ini, terkadang kita berusaha untuk bisa memberikan sebuah kenangan terindah yang akan selalu diingat oleh semua orang. Mungkin kita pernah membaca atau mendengar entang bagaimana cara menunjukkan eksistensi kita buat orang lain yaitu “ khairunnas anfa’uhum linnas”. Itu adalah sebuah pedoman buat kita untuk lebih menghargai pentingnya kehidupan untuk bisa saling berbagi dengan orang lain yang ada disekeliling kita. Entah itu teman, sahabat, pasangan kita, atau orang tua kita bahkan dunia kita sendiri.


Perjuangan yang akan kita hadapi semoga menjadikan sebuah kenangan terindah yang akan selalu dikenang oleh semua orang, bagaimana hebatnya kita menjadi makhluk tuhan yang begitu sempurna diantara makhluk tuhan yang lain. Dimana kita bisa memberikan dampak positive buat semua orang akan pentingnya saling menghargai, saling menghormati, dan saling terbuka tuk bisa saling percaya dan bisa saling menjaga perasaan satu dengan yang lainnya.
Berawal dari sebuah mimpi dan kisah yang sedang kita lalui dan kita jalani bersama, membuat hati ini ingin membuat sebuah “catatan pojok” yang membuat kita menjadi sebuah inspirasi bagaimana tuhan sedang berkomunikasi dengan makhluknya lewat cara tuhan dan kuasa tuhan. Disini tuhan sedang mengajari kami, sedang menuntun kami, bahkan tuhan sudah menunjukkan kalau tuhan tidak salah menjadikan kita sebagai “khalifah” dimuka bumi. Tuhan benar-benar sedang membentuk kita menjadi insan yang hebat dan berkualitas. Itulah cara Tuhan !.
Sebuah catatan pojok yang lebih berusaha menjadi tempat kita untuk bisa selalu belajar introspeksi diri dari segala sesuatu yang pernah kita jalani dan yang sedang kita arungi bersama. Catatan yang lebih berusaha menonjolkan bagaimana indahnya kehidupan ini, bahkan kami berusaha tuk bisa saling berbagi dengan orang disekeliling kita, kalau kehidupan ini akan indah pada waktunya. Tinggal bagaimana kita bisa selalu istiqomah menuju jalan mendapatkan mahabbah tuhan dan Rahman Rahim-Nya.
Sejenak kita berusaha menuliskan sedikit tentang bagaimana pentingnya catatan pojok ini, karena dalam catatan pojok ini, kita berusaha menuliskan kisah kecil tentang aku, kamu dan dunia kita. Disisi lain kita ingin menguraikan sedikit tentang arti sebuah dunia kecil yang sedang kita raih, kalau kehidupan yang sedang kita jalani bersama, akan meninggalkan sebuah catatan catatan kecil di pojok kehidupan ini. Sebuah catatan kecil yang membuat kita menjadi orang hebat dan tangguh dengan segala sesuatu yang sedang kita alami saat ini. Dari sini kita lebih berusaha untuk selalu menghargai setiapa saat dimana kita bisa menemukan ketentraman dan kedamaian dari dunia kita bersama yang bisa kita raih dengan rasa semangat tuk selalu tersenyum pada dunia.
Manusia terlahir dari segala perbedaan yang sangat mencolok, entah itu perbedaan prinsip, perbedaan watak, perbedaan visi dan misi dll. Tapi dari semua perbedaan itulah kita merasakan menemukan sebuah “camistry Tuhan” yang berbeda ketika aku bisa bertemu dan berkenalan dengan kamu di dunia kita berdua. Didunia ini kita semacam merasakan akan kehadiran warna dan rasa yang berbeda yang terselip dalam sebuah catatan pojok kehidupan yang tanpa pernah kita sadari, kalau catatan pojok inilah yang membuat kita semakin sadar akan pentingnya kehidupan dan dunia kita ini. Disini kita merasakan menemukan dunia kita yang sempat hilang dan disini kita merasa menajdi diri sendiri, bukan menjadi lilin diantara hembusan angin yang kuat.
Aku dan kamu adalah dua insan yang banyak perbedaan !!. Perbedaan itulah yang terkadang membuat kita harus lebih sabar lagi untuk saling menuntun diantara kita yang sedikit berusaha mengkedepankan idealismenya kita sebagaimana manusia biasa dengan segala kekurangan dan kelebihan yang kita peroleh dari “give” Tuhan. Cuman diantara perbedaan itulah kita semacam menemukan sebuah kecocokan dalam cara pandang kita kedepan sebagai orang tertua di dunia kita masing masing. Karena perbedaan itulah yang memabuat kita bisa saling melengkapi satu sama lainnya.
Kita berusaha sebisa mungkin untuk menjadi contoh riil akan bagaimana cara tuk dapat menaklukkan dunia ini dengan senyuman bersama yang selalu mengiringi setiap langkah kita menuju kehidupan yang sudah mulai kita bangun dari sebuah mimpi yang sedang kita proses lebih jauh untuk bisa diimplementasikan di kehidupan yang nyata ini. Memang segala sesuatu berawal dari mimpi, tapi tanpa ada usaha dan kemauan semua mimpi itu akan sirna dengan seiring lebih idealisnya kita mengartikan kehidupan ini.
Dalam kehidupan ini, kita juga berusaha sebisa mungkin menjadi orang yang mampu membuat orang disekeliling kita tetap tersenyum diantara badai yang datang silih berganti, sebesar apapun badai itu, pada saatnya “badai pasti berlalu” dengan senyuman dan rasa semangat di dalam jiwa ini. Rasa semangat dan selalu tersenyum akan menjadi senjata dikala badai itu datang lagi menghampiri dunia ini. Semua orang pernah mengalami badai dimana dia merasa seperti sudah tidak mampu tuk bisa mengahapus badai itu dari kehidupannya, karena kita merasa sudah cukup dengan usaha yang telah kita lakukan. Padahal masih banyak hal yang perlu kita lakukan lagi tuk dapat menghapus jejak langkah badai dari beningnya kehidupan ini.
Mau tidak mau, apapun yang sedang menunggu dunia kita didepan senantiasan akan memberikan sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang aku, kamu dan dunia kita saat ini. Dari sini kita banyak belajar tentang kehidupan, dari sini kita belajar bagaimana indahnya bisa saling menjaga rasa cinta dan kasih sayang yang telah tuhan anugerahkan pada kita dan pada semua makhluk-Nya. Semua yang kita dapat di kehidupan ini biarkan sebagian dari itu menjadi catatan pojok tentang aku, kamu, dan dunia kita.
Setiap manusia mempunyai mimpi yang berbeda dengan yang lainnya. Bahklan kita terkadang mempunyai mimpi yang begitu tinggi sebagaimana yang sering kita denger dan kita baca “burung terbang dengan sayapnya, manusia terbang dengan cita citanya dan manusia melayang dengan mimpinya”. Berawal dari sebuah mimpi, manusia berusahan menjadi sutradara kehidupan sesaat. Karena dengan kita bisa bermimpi, kita sudah berusaha ingin menjadi tuhan dalam diri sendiri. Padahal segala sesuatu akan kembali pada keputusan final tuhan dengan hak priogratifnya sebagai tempat kita mengadu, memohon dan beribadah pada-Nya.
Tanpa perlu kita jabarkan dengan jelas tentang aku, kamu, dan dunia kita, biarkan semua itu tetap menjadi catatan pojok kehidupan ini. Dari sini kita lebih berusaha untuk bisa selalu menjadikan pijakan awal kalau kita menyisakan sebuah catatan kecil di pojok kehidupan yang perlu kita baca setiap saat, sebagai inspirasi buat kita sendiri dan semoga bisa bermafaat untuk orang disekeliling kita. Dari catatan pojok kehidupan ini, kita sudah berusaha memberikan sesuatu yang berbeda dari kehidupan kita dan kehidupan orang lain. Biarkan orang lain bermain dengan dunia fantasi pemikirannnya sendiri, Karena yang tau tentang semua isi dari catatan pojok kehidupan ini adalah aku, kamu, dan dunia kita…
Aku, kamu, dan dunia kita saat ini adalah hal yang akan senantiasa menjadi bagian dari catatan pojok kehidupan yang sedang kita jalani. Aku dengan segala kekurangannya, kamu dengan segala kelemah lembutannya, dan dunia kita dengan rasa semangatnya tuk bisa meraih apa yang selalu menjadi impian tiap orang agar bisa meraih segala sesuatu yang selalu membuat orang disekeliling kita merasa tersenyum dan bangga dengan aku, kamu, dan dunia kita.
Perlahan, kita semacam kembali menemukan apa yang pernah hilang dari dunia kita, aku dan kamu adalah orang pilihan tuhan untuk bisa saling melengkapi diantara “goresan pena tuhan” tentang bagaimana kita bisa menjadi bagian dari keluarga kecil yang sedang menyeberangi “lautan kehidupan” yang tergoyang oleh derasnya ombak kehidupan untuk bisa saling mendukung, saling memberi semangat dan saling menjaga satu sama lainnya. Biarkan “ocehan orang” tetap mengudara di telinga kita, tapi jangan biarkan ocehan itu memutus segala sesuatu yang sedang kita bangun dan kita raih bersama tentang aku, kamu, dan dunia kita..
Tuhan tidak akan pernah salah dengan segala keputusannya, karena tuhan sangat sayang pada aku, kamu, dan dunia kita. Disini kita diminta untuk kembali bersyukur dengan sagala sesuatu yang kita peroleh dan yang sedang kita jalani, biarkan tuhan memainkan skenarionya dikehidupan kita saat ini. Karena bagaimanapun segala sesuatu harus kita hadapi bersama tuk bisa meraih apa yang membuat aku, kamu, dan dunia kita saat ini kembali bersinar diantara kegelapan hati manusia yang sudah dibutakan oleh hawa nafsunya sendiri.
Keteguhan hati akan senantiasa menjadi bagian dari terciptanya sebuah mimpi yang akan kita bangun disurga dunia ini. Karena dengan keteguhan hati yang telah kita pelihara akan menghasilkan sebuah energy positive ke depan tentang mimpi dan masa depan kita kelak. Biarkan semua orang berkata apa tentang aku, kamu, dan dunia kita, tapi jangan biarkan orang lain merubah cara kita menatap masa depan tentang aku, kamu, dan dunia kita. Ada batas batas yang harus bisa kita share ke orang disekeliling kita. Kalau kita mudah membagi ke orang lain, belum tentu akan baik buat keteguhan hati kita yang telah kita tanam.
Betul apa yang yang orang bilang “pengalaman adalah guru paling berharga”, idiom seperti itu sangat tepat sekali untuk kita renungi setiap saat. Pengalaman yang mengajari aku, kamu, dan dunia kita saat ini menajdi lebih baik dari hari kemaren. Berangkat dari sebuah pengalaman itulah aku, kamu, dan dunia kita saat ini lebih berwarna dengan segala warna yang telah dilukiskan tuhan dikehidupan kita saat ini. Jangan sekali kali meremehkan sebuah pengalaman, entah itu sebuah pengalaman kehidupan, pengalaman saling berbagi, pengalaman saling terbuka, pengalaman saling percaya, pengalaman saling menjaga satu dengan lainnya. Biarkan pengalaman itu yang bisa mengubah cara berfikir kita dan cara kita mengahdapi sapaan tuhan di kehidupan ini.
So, apapun yang telah terjadi dan akan terjadi biarkan semua itu akan menjadi sebuah catatan pojok tentang aku, kamu, dan dunia kita saat ini. Karena dengan adanya catatan pojok itu, kita berusaha memberikan sebuah kenangan dikehidupan yang kita lalui bersama dengan senyuman dan semangat. Sebuah catatan pojok yang bisa menjadi awal pijakan kita untuk bisa menjadikan sebuah catatan catatan kecil tentang kehidupan ini sebagai pengalaman yang tak ternilai harganya. Dari sinilah kita semacam menemukan kembali dunia kita yang sempat pergi dengan deraian air mata, diantara senyuman.

Semoga segala sesuatu ini akan “indah pada waktunya” amin ya rabbal alamin…


Muncar 01.07.2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar