Selasa, 07 Agustus 2012

Surat Buat Sang Kekasih...

" Salam hangat penuh kerinduan dan sanjungan terindah kupersembahkan hanya padamu. ."

Lama rasanya kita sudah tidak pernah bersua kembali, ku rindu akan suasana seperti dulu lagi. Suasana dimana kita bisa tertawa bersama, bercanda bersama bahkan kita bisa melewati malam malam itu hanya kita berdua. Entah mengapa kenangan itu masih terus " bergentayangan " dalam alam pikiranku. Kau seakan menghipnotisku dengan cinta dan kasih sayangmu. Kau butakan mataku, pikiranku, dan juga hatiku dengan cinta dan ketulusanmu..

Aku bingung, mau nulis apa dikertas yang putih dan suci ini, karena aku takut tuk mengotori kertas ini dengan kerinduanku padamu. Buatku, kertas ini bagaikan burung yang bisa menyampaikan salam kerinduanku padamu yang sudah lama dalam status " bahaya ". Entah kapan kerinduan dalam hatiku akan menyusul meletus seperti gunung merapi. Aku cuman berharap, letusan itu tidak membahayakan jiwa dan rohaninya aku...
Wahai sang pemangku hatiku,,dengarkan dan rasakan kerinduan ini padamu. Aku sangat mencintaimu dan menyanyangimu seperti BJ Habibie kepada ibu Ainun Habibie, atau seprti Gus Dur kepada ibu Shinta Nuriyah..
Setiap aku bercermin ke kaca, kau seakan hadir dan menyapaku dengan senyuman yang khas darimu,,,Kau tampak jelas hadir dalam cermin itu, dan kau pun tampak jelas berbisik padaku,," aku juga rindu kamu ". Aku sempat berfikir, apakah yang terjadi padaku ini fakta atau cuman fatamorgana yang timbul akibat rindunya hati ini padamu.
Aku pun tersadar, kalau kau sudah tidak ada disisiku lagi, kau pergi entah kemana,,?, bahkan seorang paranormal terbaik bangsa ini, tidak bisa mengetahui keberadaanmu saat ini. Aku berharap, kau pergi untuk kembali,,bukan kau pergi untuk selamanya,,,,,,,,
Wahai wanita yg punya lesung pipi,,,,maafkanlah aku, jikalau selama ini aku selalu membuatmu marah dan juga ngambek karena sifat dan sikapku yang terkadang timbul keisengannya, kekhilafannya, bahkan keegoisannya..Aku berharap, kau bisa memaafkan semuanya itu. Aku mungkin belum bisa bicara langsung padamu, tapi biarkan tuhan yang menerbangkan jiwa ini untuk bisa berjumpa lagi walaupun jauh diluar alam sadar kita, biarkan tuhan yang menuntun jiwa ini tuk bisa bilang langsung padamu tentang semua kekhilafanku dan juga keegoisanku padamu.
Aku baru sadar, kalau aku bukanlah yang terbaik buatmu, tapi itu yang membuat aku bersemangat untuk belajar menjadi orang yang terbaik buatmu. Memang penyesalan itu baru diraskan ketika semuanya telah tiada. Aku mau bilang menyesal, kayaknya dah biasa...trus aku mau bilang, aku akan berubah..itupun dah menjadi kata kataku tiap hari...so, aku bingung mau bilang apalagi padamu,,yang jelas dalam relung hatiku, ada rasa kehilangan, kerinduan, dan juga penyesalan,,,,
Kau boleh tidak percaya dengan semua ini, tapi biarkan hatimu yang menentukan semuanya,,karena kuasa tuhan tidak bisa dipleningkan oleh manusia. Mungkin tuhan sedang memberikan ujian ini padaku, dengan harapan aku makin sadar akan pentingnya kesetian, ketulusan dan juga rasa memiliki,,,,,,
Ya Khumairo',,,kubuat surat ini dengan harapan, kita bisa kembali lagi seperti dulu. Karena saat ini kau telah " memutilasi " hatiku dengan pedang cintamu dan juga sayangmu padaku. Sakit rasannya hati ini,,ketika kau sudah tidak lagi ada disisiku,,Aku berharap dan juga tanpa pernah berhenti berdo'a pada sang tuhan, semoga kita bisa disatukan lagi dengan  kuasa-NYA..
Sebelum kututup tulisan surat kerinduan ini, coba pejamkan matamu dan rasakan bahwa kini aku hadir dalam bayangan itu, dan berkat " AKU SAYANG PADAMU, AKU JUGA RINDU PADAMU  ".,,

Sekian surat ini kutulis, semoga kau semakin sadar, kalau aku benar benar sangat mencintaimu dan menyanyangimu,,,,,,,,

wassalam,,,. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar